19 February 2010

Facebook, Twitter, Myspace, Friendster, dan Google Buzz, Mana yang Kamu Pilih??


Situs jejaring sosial kini menjadi obrolan dimana-dimana. Dari mulai facebook, twitter, myspace, friendster dan google buzz. Masing-masing situs punya keunggulan dan kelemahan. Melalui situs jejaring sosial ini, berita dengan cepat dapat terkirim. Buat seorang blogger handal, pastilah semua situs pertemanan itu dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan blog pribadinya. Mengajak orang membaca tulisan-tulisannya yang kreatif dan memberikan komentar sebagai cara untuk meninggalkan jejak atau pesan dan saling berkenalan.

Terus terang penulis amati, dari semua situs pertemanan di atas, facebook masih merajai dunia. Indonesia menjadi negara kedua terbesar sebagai pengguna facebook. Twitter juga sudah semakin menggila dan dipuja-puji anak muda-mudi. Myspace banyak digandrungi oleh orang-orang di luar negeri. Sedangkan friendster sudah mulai kurang dilirik entah kenapa. Lalu datanglah Google Buzz yang memeriahkan dunia maya mengiringi kecanggihan dan keperkasaan mesin pencari Google dalam pencarian informasi di belantara internet.

Inilah sebuah fenomena nyata dalam dunia maya yang terus berkembang cepat dan pesat. Para blogger handal di era global ditantang untuk menguasai dan memanfaatkan situs sosial ini. Membuat para blogger handal itu semakin ‘eksis dan narsis’ dalam belantara internet atau dunia maya. Menjadikan situs pertemanan itu menjadi media saling bersilaturahim di dalam pergaulan virtual masyarakat digital native (penduduk asli dalam dunia digital). Masyarakat digital dan berpengetahuan yang sudah melek ICT dan benar-benar mengetahui cara belajar orang-orang yang melakukan aktivitas C-Generation. Orang-orang yang hidupnya tidak bisa lepas dari dunia maya dan bergantung kepada akses teknologi internet yang cepat dan berbasis multimedia agar mereka tersambungkan ke youtube, situs pertemanan, dan lain-lain website /weblog yang saling terkoneksi tanpa birokrasi. Mereka pun menjadi wartawan lepas yang memberikan informasi berharga kepada orang lain. Meskipun kecil, mereka sudah memberikan kontribusi di gerakan citizen journalism. Gerakan dari aktivitas jurnalistik yang dilakukan oleh warga masyarakat yang berpengetahuan.

Aktivitas ngeblog menjadi sarana menyampaikan informasi secara cepat kepada khalayak ramai tanpa birokrasi yang rumit dari pemerintah. Tak perlu pula Rancangan Peraturan Menteri (RPM) dari Depkominfo yang menghebohkan itu. Sebab para blogger handal itu adalah orang bebas yang bertanggungjawab. Kebebasan yang mereka miliki akan dengan sendirinya diawasi oleh mereka yang tergabung dalam situs pertemanan. Merekapun tidak bisa seenaknya memposting hal-hal yang berbau SARA, karena dengan cepat masyarakat digital itu menegurnya.

Facebook, Twitter, Friendster, myspace, dan google buzz adalah fenomena dunia maya yang mempengaruhi dunia nyata. Para blogger handal harus mampu memanfaatkan, memilah, dan memilih situs pertemanan yang cocok untuk dirinya mempromosikan tulisannya. Boleh juga sih, semua diaktifkan, dan kamu bergabung (join) dalam situs itu, tetapi pada akhirnya kamu akan fokus dan memilih salah satu di antaranya. Apalagi bila kamu memiliki beberapa blog yang tak terurus dan membuatmu akhirnya memutuskan untuk fokus dalam satu blog saja.

Akhirnya, sebagai seorang blogger handal di era global tentu kamu harus memanfaatkan dengan jitu jejaring sosial itu. Memberikan informasi dengan cepat ke ranah maya. Mengabarkan kepada dunia apa yang terjadi saat ini. Membuat blogmu menjadi terkenal karena selalu kamu tautkan dalam situs jejaring. Namun bagi penulis secara pribadi, Facebook masih jauh lebih unggul dari situs pertemanan lainnya. Kenapa?

Hasil pooling majalah Hai Edisi 5/XXXIV/ 1 Februari 2010 menuliskan bahwa situs yang dianggap paling berjasa dalam memberikan informasi justru bukan situs berita, melainkan facebook dan twitter! Sebanyak 38 % responden mengetahui berita dari status facebook temannya, 25 % dari twitter, 20 % dari situs berita, dan 12 % dari kaskus. Kalau lihat prosentasi itu, maka tak salah bila penulis mengatakan, ” Facebook is the best!”.
source: kompasiana.com

Dukungan kontes untuk blog saya Kontes SEO bisnis syariah online produk herbal PT.Exer Indonesia rekomendasi MUI

12 February 2010

15 Ultimate RSS Feed Icons and Its Free

Here are some cool, fresh, free and gorgeous RSS/Feed Icons for your blog and website.

IconTexto
 


Design Freak

How to create an Icon on your own?
These are few of the icons but a Google search will yield much more. If you are interested in creating one of your own then there are site which can teach you create one. Here is one such site called pixelhivedesign

02 February 2010

Page Rank Homepage dan Postingan Bisa Berbeda

Beberapa kali saya mendengar soal page rank homepage Anda dan pagerank postingan langsung bisa berbeda. Namun hal itu dulu tak saya risaukan karena saya belum mengenal betul pagerank. Seiring makin lama blogging, dan makin paham tentang kepopuleran pagerank di mata blogger, semua hal tentang pagerank jadi sangat unik. Karena saya menjadi guest post di blog kang ndy, maka sayapun akan memberikan contoh kasus ini dari blognya.

Sekarang untuk mudahnya silahkan Anda check page rank untuk kedua link berikut ini:

http://editemplates.blogspot.com
dan
http://editemplates.blogspot.com/2009/12/hidup-untuk-berbagi.html

Untuk cek silahkan menuju ke http://www.prchecker.info
Setelah Anda cek maka Anda akan mendapatkan hasil PR yang berbeda padahal dalam satu blog. Untuk url pertama ber pagerank 3, sedangkan url ke dua yang langsung ke postingan ber pagerank 4. Tentu Anda sudah tahu jika url kedua adalah url postingan kontes, sebagaimana kontes baru nowGoogle.com adalah Multiple Search Engine Popular. Nah apa mungkin ini adalah bukti nyata bahwa pagerank beanr-benar berkaitan dengan backlink.

Jika, selama ini Anda melakuakn tukar link untuk homepage Anda, dan tentu Anda tidak terfikirkan untuk check postingan-postingan Anda. Postingan kontes seperti Hidup Untuk Berbagi tersebut sangat banyak backlink karena sudah tentu pemilik blog akan mencari backlink sebanyak-banyaknya agar menang kontes. Yang menjadi soal kemudian, apakah postingan berpagerank tinggi bisa mendongkrak pagerank blog? atau kita berbicara sebaliknya, apakah blog dengan url utama berpagerank tinggi bisa membantu sebuah postingan untuk menang kontes SEO?